Cara Membuat Cologne Menggunakan Essential Oil dan Fragrance Oil

Mencampur berbagai macam jenis essential oil untuk menemukan signature scent merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan.

Proses untuk menemukan keseimbangan aroma berbagai macam jenis essential oil dan fragrance oil untuk menghasilkan aroma yang memang sesuai dengan selara kita sangat membuat ketagihan.

Kalian bisa mengekspresikan diri dalam aroma.

Ya.. aroma saja jika diaplikasikan langsung ke kulit sangat tidak bagus, terutama jika menggunakan essential oil 100%.

Rawan sekali untuk iritasi jika diaplikasikan langsung ke kulit.

Maka dari itu, kalian membutuhkan bahan lain untuk mengurangi konsentrasi aroma tersebut atau lebih dikenal carrier.

Carrier ini ada berbagai macam, tapi yang umum digunakan untuk wewangian itu biasanya berupa air, alkohol ataupun minyak.

Kekuatan aroma ini ditentukan dari seberapa banyak konsentrasi aroma yang terkandung. Atau biasanya diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis:

Parfum (20-30% Aroma)
Eau de parum (15-20% Aroma)
Eau de toilette (5-15% Aroma)
Eau de cologne (2-4% Aroma)
Eau fraiche (1-2% Aroma)

Selain itu juga biasanya aroma ini dikategorikan ke dalam top, middle dan base notes, atau bisa juga dikategorikan ke dalam karakteristik familynya menjadi floral, oriental, woody dan fresh.

Saya tidak akan membahas lebih detail mengenai itu karena saya juga bukan perfumer, dan saya lebih menyukai konsep “There are no rules” karena karakter aroma ini juga sangat subjektif, perbanyak eksperimen saja.

Tapi tujuan saya disini hanya untuk membuat karatkeristik aroma yang memang lebih memiliki depth dan tidak terlalu monoton dengan kurang lebih 5 jenis essential oil atau fragrance oil.

Karena aroma yang saya gunakan disini juga sebagian besar berasal dari essential oil maka untuk berada di sisi aman saya mencontohkan untuk membuat cologne saja. Seperti yang sudah dijelaskan di atas essential oil dalam konsentrasi yang tinggi dapat mengakibatkan iritasi.

Tapi jika kalian hanya menggunakan fragrance oil bisa juga untuk membuat yang konsentrasinya lebih tinggi lagi.

Anatomi Dasar Cologne

anatomi dasar cologne

Aroma

Kalian bisa menggunakan fragrance oil, essential oil ataupun campuran antara keduanya. Konsentrasi untuk eau de cologne biasanya sekitar 2-4% aroma.

Untuk menghasilkan karakter aroma tertentu kalian bisa mencoba-coba berbagai macam campuran baik menggunakan essential oil saja atau fragrance oil ataupun campuran dari keduanya. Paling tidak menggunakan 3 jenis aroma dari base, middle dan top notes agar menghasilkan aroma yang lebih kompleks.

Alkohol

Untuk melarutkan aroma tersebut kalian membutuhkan carrier, alkohol ini bisa kalian gunakan sebagai carrier untuk produk spray. Bisa menggunakan ethanol 96%, dengan konstentrasi 80-90% dari total formula.

Alkohol ini juga bersifat menghambat pertumbuhan mikroba, jadi kalian tidak perlu menambahkan preservative (anti-bakateri) karena alkohol ini pada dasarnya sudah anti-bakteri, selama berada pada konsentrasi minimum 60%. Dan perlu diingat juga alkohol ini juga bisa membuat kering kulit.

Air

Menambahkan air bisa mengurangi efek samping dari alkohol yang mengeringkan kulit. Selain itu juga air ini bisa meningkatkan persistensi bau pada kulit.

Untuk cologne kalian bisa menambahkan air dari 5-15% dari total formula.

Solubilizer (Opsional)

Alkohol juga merupakan solubilizing agent, tapi jika kalian ingin menambahkan solubilizer ataupun pelembab tambahan kalian bisa menambahkan bahan seperti gliserin, propylene glycol atau solubilizer khusus seperti PEG-40 Hydrogenated Castor Oil dan jika mau yang natural bisa menggunakan Polyglyceryl-3 Caprate/Caprylate/Succinate.

Bisa menambahkan solubilizer tambahan ini kurang lebih sebanyak 1-3% dari  total formula.

Aroma Blends

aroma blends #1
JenisJumlah
Patchouli Essential Oil5%
Jasmine Fragrance Oil50%
Basil Essential Oil5%
Spearmint Essential Oil20%
Key Lime Essential Oil20%

Formula Cologne

bahan dasar cologne
BahanJumlah
Alcoholup to 100%
Air5-15%
Aroma Blends2-4%
Propylene Glycol1-2%

Cara Membuat Cologne

  1. Siapkan Alat dan Bahan.

    Bersihkan peralatan dengan isopropyl alcohol untuk meminimalisir kontaminan.

  2. Campurkan Essential Oil dan Fragrance Oil.

    Masukkan dan timbang semua essential dan fragrance oil ke dalam gelas beaker, aduk-aduk sebentar hingga semua minyak menyatu.campur essential oil

  3. Simpan 1-7 hari di Dalam Lemari Pendingin. (Opsional)

    Pindahkan ke dalam botol gelap dan simpan terlebih dahulu selama kurang lebih satu hari hingga satu mingguan untuk lebih menyatukan aromanya sebelum dilarutkan ke alkohol. Ini opsional  saja sebenarnya, kalian bisa menyimpannya lebih lama lagi atau jika kalian tidak sabar bisa langsung dilarutkan ke alkohol.
    simpan campuran aroma

  4. Tambahkan Pelembab atau Solubilizer. (Opsional)

    Selain air kalian juga bisa menambahkan bahan-bahan yang bersifat humektan seperti gliserin atau propylene glycol yang bisa berfungsi sebagai solvent minyak juga. Atau jika kalian ingin menambahkan solubilizer seperti PEG-40 Hydrogenated Castor Oil untuk membuat cologne menjadi lebih jernih.
    solubilizer

  5. Larutkan ke Dalam Alkohol.

    Masukkan campuran fragrance dan essential oil ke dalam gelas beaker dan timbang sesuai konsentrasi eau de cologne. Kemudian tambahkan alkohol dan aduk-aduk terus hingga larut semua.
    tambahkan alkohol

  6. Tambahkan Air.

    Konsentrasi alkohol yang sangat tinggi dapat membuat kulit menjadi kering atau iritasi. Untuk lebih melembutkan alkohol tersebut kalian bisa menambahkan air.
    tambahkan air

  7. Pindahkan ke dalam Botol Spray.

    Tuangkan ke dalam botol spray dan tutup rapat supaya tidak mudah menguap. Kalian bisa menggunakan berbagai macam botol spray yang sesuai dengan selera kalian. Jika kalian tidak menambahkan solubilizer maka cologne akan terlihat agak keruh setelah diaduk, kalian bisa mendiamkan dulu selama 1-7 hari setelah itu akan berangsur-angsur menjadi lebih jernih.
    pindahkan ke botol spray

Cologne Untuk Pemakaian Sehari-hari

Aroma yang dihasilkan dari cologne ini biasanya hanya bertahan selama 1-2 jam saja. Kalian bisa menyemprotnya berulang kali jika aromanya sudah tidak terasa.

Semprotkan ke pergelangan tangan, leher, dan titik nadi, panas tubuhmu akan membantu menyebarkan wewangian seiring berjalannya hari. Kalian bisa menggunakannya sendiri atau bisa juga layering dengan cologne lainnya.

Selamat mencoba!

Langganan Newsletter

Dapatkan update tutorial terbaru, ebook gratis dan berbagai penawaran menarik lainnya.

We don’t spam!

Leave a Comment